budidaya ikan lele yang menjanjikan

Read More

CV.Ramadhani 2001

Read more

Teknologi Jaringan Intranet, Ekstranet Dan Internet Di Perpustakaan

Intranet merupakan sebuah jaringan yag dibangun berdasarkan teknologi internet yang didalam nya terdapat basis arsitektur berupa aplikasi web dan teknoogi komunikas data. Intranet juga menggunakan protokol TCP/IP. Protokol ini memungkikan suatu komputer mengirimdan memberi alamat data ke komputer lain sekaligus memastikan pengiriman data sampai tujuan dengan tanpa kurang apa pun. Intranet berkembang pesat di Amerika – Netscape (13/11/1995) melaporkan bahwa sebagian besar penjualan server ke perusahaan di amerika di gunakan untuk intranet. Di Indonesia intranet telah digunakan oleh beberapa perusahaan walaupun, terbatas pada perusahaan komputer, dan indstri besar lainnya.

contoh: gambar pemanfaatan intranet untuk automasi perpustakaan

Terus bagaimana intranet apakah di pakai di perpustakaan juga ? intranet bisa juga di pakai di perpustakaan contohnya perpustakaan fakultas kedokteran UGM memakai fasilitas intranet supaya sebuah jurnal on line hanya bisa di lihat atau didownload di perpustakaan tersebut karena memakai IP adress yang didaftarkan sebuah situs penyedia jurnal kedokteran online yang sudah diberi firewall ( firewall adalah sebuah perangkat lunak/keras yang mengatur akses seseorang kedalam intranet atau akses user di dalam jaringan lokal ke jaringan luar) lokal yang terhubung ke jaringan internet, untuk melindungi aset sistem informasi dari serangan pihak luar.

Hal ini menjadikan intranet benar-benar berdiri secara independen. Hal lain yang membedakan internet dengan intranet adalah dari sisi penggunaannya. Aplikasi dan informasi intranet ditujukan bagi kalangan dalam suatu organisasi itu sendiri sementara informasi di suatu situs internet ditujukan bagi kalangan umum.

Jenis pemanfaatan intranet

Penggunaan intranet sebetulnya tergantung dari bentuk organisasi penggunannya. Apakah suatu toko, perusahaan multinasional, sutu instansi perpustakaan atau departemen lainnya. Dengan memahami kerja organisasi tersebut maka mempermudah model disain intranet yang kan digunakan.

Dalam suatu institusi perpustakaan intranet banyak digunakan untuk:

  1. OPAC (online public catalouge) atau katalog online yang dapat diakses di seluruh raungan perpustakaan yang terhubung dengan jaringan

  2. membrikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna, contohnya jurnal kedok teran online medica hanya bisa di akses di perpustakaan kedokteran.

  3. informasi sistem service, dll

  4. Sistem sirkulasi online

Komponen pembentuk intranet

Komponen pembentuk intranet pada dasarnya sama dengan komponen pembentuk internet, seperti:

  1. aplikasi browser ( internet exploler, opra, mozilla firefox, netscape)

  2. komputer server

  3. perangkat jaringan

  4. protokol TCP/IP

  5. bahasa pemrograman (html, php, mysql , dll)

  6. komputer client

  7. perangkat bantu pengembang

yang perlu ditambahkan dalam intranet apabila sebagianinformasi organisasi tersebut ingin diekspose agar dapat di akses jaringan luar (internet) adalah firewall dan router (intranet ini akan menjadi ekstranet).

Internet

Intercenneted network atau lebih dikenal dengan sebutan internet adalah sebuah sistem komuniasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Setiap komputer dan jaringan terhubung secara langsug maupun tidak langsung ke beberapa jalur utama yang disebut internet backbone dan dibedakan satu dengan yang lain menggunakan unique name yang bisa disebut alamat IP 32 bit. Contoh 202.133.81.6

Cara koneksi internet :

  1. mendaftarkan diri ke ISP (internet service provider)

  2. lewat modem dial up (telepon)

  3. dengan GPRS melalusi ponsel

Perbedaan intranet dengan internet dan ekstranet:

Intranet

Adalah sebuah jaringan koputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet, hanya saja digunakan dalam internal perusahaan atau kantor dengan aplikasi berbasis web dan teknologi komunikasi data seperti internet ( bahkan warung internet (warnet) dapat dikategorikan sebagai intranet)

Ekstranet

Jika sebuah badan usaha atau bisnis mengekspose sebagian dari internal jaringan ke komunitas di luar.

Internet

Merupakan komunikasi jaringan komunikasi global yang menghubungkan seluruh komputer di dunia meskipun beda sistem oprasi dan mesin.

Internet: Strategi Penggunaannya Di Perpustakaan

Internet menawarkan alternatif baru dalam pemerolehan informasi dan sekaligus penyebarluasan informasi. Jika sebelumnya, informasi berbasis cetak merupakan primadona perpustakaan tradisional, sekarang tersedia format baru dalam bentuk digital melalui Web. Koleksi bahan digital yang ditransmisikan secara elektronik dan disebut perpustakaan digital, keberadaannya semakin penting dalam pemenuhan kebutuhan informasi pengguna.

Pengunaan Internet di suatu perpustakaan dapat dibedakan ke dalam dua jenis.

Pertama, penyediaan akses yaitu penyediaan sarana dan prasarana dimana pustakawan dan pengguna perpustakaan dapat menggunakan Internet. Dalam hal ini, perpustakaan menyediakan sejumlah komputer sebagai terminal yang terhubung ke Internet. Penyediaan layanan akses ini bertujuan untuk memungkinkan sivitas akademika dapat memperoleh informasi yang bersumber dari Web, yang diperlukan untuk mendukung kegiatan proses belajar-mengajar dan penelitian. Kegiatan ini pada dasarnya sama dengan penyediaan bahan pustaka cetak yang merupakan kegiatan rutin suatu perpustakaan tradisional.

Pengguna dapat melakukan sendiri penelusuran, atau dengan memesan bahan yang mereka perlukan kepada pustakawan. Dalam kaitan ini, pengetahuan dan pengalaman pustakawan dalam penelusuran menjadi sangat penting karena dapat meningkatkan efisiensi pustakawan dan pengguna. Pustakawan sesuai dengan peran dasarnya, dalam menyediakan akses Internet dapat bertindak sebagai pembimbing terutama bagi pengguna baru, konsultan seperti layaknya fungsi pustakawan referens, pengawas untuk penggunaan yang tidak produktif, penelusur berdasarkan pesanan pengguna, diseminator untuk penyebarluasan informasi tentang bahan Web, dan organisator untuk mengorganisasikan bahan-bahan Web.

Kedua, publikasi elektronik yaitu kegiatan untuk mempublikasikan berbagai informasi tentang dan oleh perpustakaan. Dalam hal ini, perpustakaan memiliki dan memelihara sendiri suatu situs Web. Penerbitan Web bertujuan untuk mempublikasikan berbagai informasi tentang perpustakaan dan kegiatannya. Kegiatan ini pada dasarnya sama dengan publikasi berbagai selebaran, brosur, pamflet panduan perpustakaan, daftar perolehan baru, katalog dalam berbagai jenis, dan sebagainya yang biasanya dilakukan oleh sebuah perpustakaan, serta kegiatan publikasi lainnya. Dalam kaitan ini, perpustakaan bertindak sebagai penerbit.

Situs perpustakaan memberi peluang baru bagi pustakawan untuk melakukan sesuatu yang sebelumnya tergolong sulit untuk dilakukan. Peluang tersebut diantaranya adalah menerbitkan karya khas sekolah atau perguruan tinggi yang tidak diterbitkan tetapi didokumentasikan di perpustakaan sebagai deposit sekolah atau perguruan tinggi. Karya tersebut antara lain adalah bahan-bahan oleh dan tentang sekolah atau perguruan tinggi, termasuk diantaranya laporan penelitian, karya tulis, makalah seminar, simposium, bahan-bahan kuliah, dan publikasi sekolah atau perguruan tinggi lainnya. Kegiatan lainnya yang dimungkinkan adalah pelayanan perpanjangan pinjaman sebagai alternatif perpanjangan melalui telepon, konsultasi antara pengguna dengan pustakawan referens, penyediaan hubungan ke sumberdaya Web lain, penerbitan buletin, dan sebagainya.

Referensi:

Syafrizal, Melwin.2005. Pengantar Jaringan Komputer. Yogyakarta: Andi offset

Suyanto, M. 2003. Multimedia: Alat Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing. Yogyakarta: Andi offset

Febrian, Jack. 2007. Menggunakan Internet Menjalankan Berbagai Aktifitas Melalui: PC, Notebook, Handphone, Dan PDA. Bandung: Informatika.

written by : budhi santoso

Read more

Tentang Internet

JARINGAN INTERNET

Internet telah membawa revolusi besar pada dunia komunikasi dan komputer.Internet dengan berbagai kapabilitas dan aneka layanan yang disuguhkannya segera menjangkau seluruh pelosok dunia dalam waktu relatif singkat, suatu melkanisme penghamburan informasi, media kolaborasi dan interaksi di antara individu dan computer tanpa terbatas lokasi goegrafis dan waktu.

A. Apa itu Internet

Internet terbentuk oleh jutaan computer yang terhubung bersama dari seluruh pelosok
dunia, memberi jalan bagi informasi untuk dapat dikirim dan dinikmati bersama
selama 24 jam sehari. Komputer-komputer ini dapat berada di rumah, kantor, sekolah,
departemen pemerintah, universitas dan lainnya. Internet sering di definisikan sebagai
a network of networks karena jaringan lebih kecil yang dimiliki organisasi atau
perorangan bergabung menjadi satu sehingga membentuk satu jaringan raksasa.
Sejarah Internet

Internet berawal dari buah pemikiran inovatif Advanced Researech Projects Agency
(ARPA) yang menciptakan ARPANET pada penghujung taun 60-an, sebuah agensi
Departement of Deence (DoD) AS yang mensponsori pengembanagn suit protocol
TCP/ IP. ARPA selanjutnmya berganti memjadi DARPA atau Defence Advanced
Research Project Agency. Sekitar tahun 173, DARPA bekerjasama dengan berbagai
lembaga pendidikan dan institusi reset, memulai program riset untuk menginvestigasi
teknik ddan teknologi yang mamapu menyatukan paket-paket jaringan dalam
beragam bentuk. Sasaran utamanaya adalah mengembangakan protocol komunikasi
yang memunkinkan computer-komputer dapat berkomunikaasi secara transparan
melintasi multi paket jaringan yang terhubung, Ini dikenal dengan “the Internetting
project” dan “the system of networks”, yang kemudian melahirkan “Internet”.
Pada periode berikutnya penegembanagan Internet semakin serius dan terbuka. Saat
ini ribuan partisipasian, baik organisasi, vendor, maupun individdu dari berbagai
belahan dunia turut terliibat di dalamnya.

METODE KONEKSI INTERNET
B. Koneksi Dial-Up

Koneksi Dial-Up merupakan metode koneksi paling dasr dan cocok untuk
pelanggan rumah, biasanay menggunakan line telepon standar dihubungkan
ke sebuah device modem. Modem ini mentranlasi sinyal-sinyal telepn analog
ke sinyal-sinyal digital.Perangkatnay dapat beruap card-card PC internal
ataupun eksternal.kecepatan download atau tranmisi informasi
bervariasi,standaranya adalah 56kbps(untuk download)33.6kbps(untuk
upload).
C. Koneksi Permanen
1. Leased line

Koneksi line telepon yang berjalan permanent 24-jam/hari untuk
memberikan akses konstan ke Internet. Di kenal denagn dedicated
line.Untuk kapasitas bandwith luas dan beragam, mulia 64kbps
samapai xMbps.
2. ADSL

ADSL (Asymmetric Digital Subcriber Line) adalah teknologi koneksi
broadband yang menggunakan line telepon normal. Ide utama tenologi
ini untuk ‘mencacah’ sinyal line telepon menjadi dua bagian: unutk
suara dan data. Teknologi ADSL mampu bekerja pada kecepatan
download hingga 8Mbps.
3. Cable TV

Semula dikenal dengan Community Antena Television (CATV). Sutau
layanan koneksi intenet melalui jaringan cable TV, kecepatan
domnload hingga 10Mbps dan kecepatan upload 2Mbps/10 Mbps.

4. Fixed wireless dan Satellite access
Teknologi Fixed wireless tergolong komunikasi point-to-point meleui
media udara di antara device-devide tak bergerak (stationary).Lyanana
ini sedikit lebihmahal disbanding ADSL dan cable TV, namun mampu
menjangkau area remote yang luas yang sulit diwujudkan melalui
tenologi line telepon normal.

5. Intenet Servis Provider (ISP)
Adalah perusahaan (dapat berupacommunica tion- carrier) yang
menawarkan layanan akses Internet untuk para pelanggan , baik
individual tau organisasi/perusahaan.
DOMAIN INTERNET

Domain merupakan subdivision address Internet, nama unik yang
megidentifikasikan sebuah situs Internet. Nama domain terdiri dari 2 bagian atau lebih,
yang dipisahkan oleh titik(“.”). Secara umum ada beberapa tipe domaian Internet, di
antaranya:
.com = perusahaan/organisasi komersial
.org

= organisasi non-profit
.edu = institusi pendidikan
.net

= provider jaringan/internet
.gov = lembaga pemerintah
.mil
= militer

Secara lebih spesifik, nama domain jug adapat mengidentifikasi negara, dalam
bentuk dua karakter kode negara.Kode negara ini dibubuhkan pada address standar, dan
hanya dibuuhkan jika target domaian negara berbeda dari negara asal, contoh:
.id
= Indonesia
.my
= Malaysia
.jp
= Japan
.de
= Jerman

Domain Name System (DNS)

Adalah metode yang dipakai situs-situs Internet untuk mengonversi address Internet dalam bentuk mnemonic, sepertilabs.mycampus.ac.id ke bentuk numeric ekivalen Ip address seperti 123.34.56.7

World Wide Web(WWW, W3 atau “the Web”) adalah layanan yang paling
popular di antara layanan Internet lainnya, merupakan kesatuan server-server
infomasi yang terhubung bersama melalui sebuah bahasa yang dikenal

hypertext. User cukup megarahkan dan megeklik link-link yang tersedi untuk
mengaksesnya. Tesedia banyak software untuk user-user diantaranya adalah
Netscape Navigator, Microsoft Internet Explorer, Lynx, Opera, Mosaic.
E. Electronic Mail (E-mail)

E-mail adalah suatu system di maa user dapat saling bertukar pesan elektronik
melalui computer yang terkoneksi jaringan/internet. Untuk dapat saling
berkirim pesan user harus terlebih dahulu harus memiliki sebuah account e-
mail yang diperoleh dari Internet Service Providr atau administrator jaringan
bersangkutan. Ketika account sudah dibuat,user diberiakn sebuah e-mail
address seperti (nama_user@somesite.com).

Beberapa terminology dalam system-sistem email diantaranya:
E-mail address
Sender
Recipient
Mailbox
Mail Transport Subsytem
Mail agent
Recipient’s mail agent
Mail Client
Mail Server
SMTP
ISP

source : www.scribd.com]
Uploaded By :
Aneka-pupuk.com / aneka-pupuk.co.cc, aneka-Jamur.co.cc
Read more

Cara Kerja Radio Satelit

Prinsip radio satelit pada dasarnya sama dengan radio konvensional. Bedanya, pemancarnya di atas angkasa. Tentu untuk menghubungkan sinyal tidak menggunakan kabel. Paket siaran itu oleh masing-masing broadcaster ditembakkan ( uplink ) ke satelit dari sembarang tempat, asal masih masuk dalam daerah kekuasaan (cakupan pemancar) satelit. Sinyal digital yang terkodekan secara khusus itu dikirim melalui piringan satelit kecil (small satellite dish) pada frekuensi 7025 – 7075 MHz. Laju data dapat dipilih dari 16 KB/detik (monophonic AM broadcast) hingga 128 KB/detik (sebanding dengan CD stereo).

Di satelit, sinyal itu didekode oleh peralatan yang ada dan ditembakkan kembali ke Bumi pada frekuensi L-Band 1452 – 1492 MHz. Tergantung kontrak dengan WorldSpace apakah sinyal itu ditransmisikan ke satu, dua, atau tiga pemancar sekaligus dalam sebuah satelit. Antena datar yang unik pada masing-masing pesawat penerima menerima sinyal itu. Antena ini dapat dilepas dan memiliki kabel yang cukup panjang untuk memperoleh posisi tangkap yang optimum. Posisi tersebut harus pas agar jelas. Pesawat penerima dapat dioperasikan dengan baterai atau listrik dengan memakai adaptor.

Di Bumi sendiri masing-masing satelit disokong oleh tiga peralatan utama: pusat pengoperasian regional; pusat telemetri, komando, dan ranging, serta pusat pemantauan sistem komunikasi. Masing-masing komponen berfungsi untuk memastikan bahwa sinyal digital yang terbaiklah yang diterima di dalam sistem WorldSpace. Di belakangnya adalah tim profesional yang siap memantau 24 jam sehari tujuh hari seminggu.

Satelit yang digunakan oleh Worldspace adalah jenis geostasioner, yaitu satelit yang mengorbit dengan posisi tetap. Ketinggiannya sekitar 35.000 km di atas ekuator. Rencananya jaringan mereka akan terdiri atas tiga satelit: AfriStar, AsiaStar, dan AmeriStar. AfriStar dan AsiaStar telah diorbitkan, sedangkan AmeriStar baru akan diorbitkan. Dua satelit yang telah diorbitkan tersebut memiliki tiga pemancar (beam) yang masing-masing mampu menyalurkan lebih dari 50 saluran program audio sejernih kristal dan multimedia secara langsung ke penerima portabel. Area cakupannya seluas 14 juta km2 .

Satelit AsiaStar termasuk satelit berdaya besar yang memiliki tiga beam yang akan memancarkan sinyalnya ke tiga lokasi, dimana masing-masing beam mempergunakan dua transponder. Indonesia termasuk dalam beam selatan bersama Singapura dan Malaysia dengan pusatnya di atas Riau, sedangkan beam barat mencakup India dan sekitarnya, dan beam utara mencakup Cina, Korea dan Taiwan. Transponder 5 dan 6 yang terdapat pada beam selatan mempergunakan frekuensi L Band antara 1.467 – 1.492 MHz. Jadi bukan hanya karena menggunakan teknologi digital, tetapi frekuensi cakupan juga berbeda menyebabkan pemakaian radio transistor biasa tidak dapat digunakan. Bandingkan saja dengan penerima FM yang hanya mencakup frekuensi paling besar 108 MHz.

Sinyal yang ditransmisikan ke Bumi oleh satelit hanya bisa diterima oleh pesawat penerima (receiver) khusus yang memiliki Starman chipset. Keping inilah yang memodulasikan sinyal dari satelit dan menerjemahkan dalam bahasa bunyi. Selain itu, pesawat penerima juga secara otomatis menyusun untuk menyesuaikan laju data spesifik bagi program yang ditransmisikan dari satelit AfriStar atau AsiaStar, dari AM ke kualitas CD. WorldSpace menggunakan pemampatan digital MPEG 2.5 Layer 3. MPEG (Moving Picture Experts Group) merupakan standar international bagi pemampatan, decompression, pemrosesan, dan coded representation dari gambar bergerak, audio, atau kombinasinya. Dengan teknologi MPEG, data musik kini dapat dirubah menjadi data digital penuh dan disimpan dalam sebuah hard disc. Dan di dalam hard disc dapat menyimpan berpuluhan ribu file MPEG.

Aksesori pilihan juga disediakan seperti filter anti gangguan, antena yagi, low noise amplifier (LNA), data port interface, dan kabel penghubung sepanjang 25 m. Aksesori ini akan bermanfaat jika kita menggunakan pesawat penerima di gedung atau daerah, yang memerlukan penempatan antena luar untuk bisa bagus mengakses sinyal dan menangkap sinyal multimedia. LNA dirancang untuk penggunaan luar ruang bersamaan dengan antenna luar ruang. Pesawat penerima ini sangat ringan, antara 1,5 dan 3 kg.

Cara Kerja Satelit





Satelit merupakan sebuah benda diangkasa yang berputar mengikuti rotasi bumi. Satelit dapat dibedakan berdasarkan bentuk dan keguaananya seperti: satelit cuaca, satelit komonikasi, satelit iptek dan satelit militer. Untuk dapat beroperasi satelit diluncurkan ke orbitnya dengan bantuan roket. Negara -negara maju seperti Amerika Serikat, Rusia, Perancis dan belakangan Cina, telah memiliki stasiun untuk melontarkan satelit ke orbitnya.

Posisi satelit pada orbitnya ada tiga macam yaitu. Low Earth Orbit (LEO): 500-2,000 km diatas permukaan bumi. Medium Earth Orbit (MEO): 8,000-20,000 km diats permukaan bumi. Geosynchronous Orbit (GEO): 35,786 km diatas permukaan bumi.



Seluruh pergerakan satelit dipantau dari bumi atau yang lebih dikenal dengan stasiun pengendali. Cara kerja dari satelit yaitu dengan cara uplink dan downlink. Uplink yaitu transmisi yang dikirim dari bumi ke satelit, sedangkan downlink yaitu transmisi dari satelit ke stasiun bumi. Komunikasi satelit pada dasarnya berfungsi sebagai repeater di langit. Satelit jugamenggunakan transponders, yaitu sebuah alat untuk memungkinkan terjadinyakomunikasi 2 arah.


Umumnya komunikasi satelit menggunakan banyak tranponders. Contohnya Intelsat VIII menggunkan 44 transponders dapat mengakomodir 22.500 telepon sirkuit dan 3 channel TV, pada masa sekarang ini sampai bisa mengakomodir komunikasi di Asia dan Afrika.





Antena satelit sangat penting peranannya dalam jaringan komunikasi satelit. Karena benda yang ini berfungsi sebagai penerima transimisi di setiap kawasan di dunia. Sedangkan satellite spacing (penempatan satelit) digunakan agar dalam melakukan transmisi lebih mudah berdasarkan kawasannya.

Sedangkan power system yang digunakan oleh satelit diperoleh melalui sinar matahari yang diubah ke bentuk listrik yang menggunakan Sel surya (Solar cells). Selain itu, satelit juga dilengkapi dengan sumber tenaga yang berdurasi 12 tahun yang merupakan bahan bakarnya agar dapat beroperasi.

Sumber : http://berita-iptek.blogspot.com/2008/05/cara-kerja-satelit.html
Read more
 

Media Raya Design by Afriar Rahman © 2009